KRIM WAK DOYOK ORIGINAL


Menumbuhkan dan menebalkan brewok, kumis, alis, dan rambut


Tidak berminyak, wangi, dan mudah dibersihkan


Terbuat dari bahan herbal alami yang aman digunakan semua

Style Kumis Pria Yang Tak Lekang Oleh Waktu

Style Kumis Pria Yang Tak Lekang Oleh Waktu – Berbeda dengan brewok dan jambang, sepertinya tren menumbuhkan kumis ini memang memiliki pamor yang cenderung naik turun. Ada waktu dimana tren kumis ini menjadi sangat populer dan pemilik kumis terkesan menjadi pria terhormat dan punya gengsi yang lebih tinggi daripada yang tidak memiliki kumis, tapi juga pernah ada masa dimana memiliki kumis tebal ini malah menjadi bahan olokan dan bahkan sempat keluar frase “ alis mulut”. Sebenarnya akan sedikit panjang ketika kita berbicara mengenai perjalanan kumis sebagai tren di masayarakat khususnya para pria.

Kumis sebenarnya juga salah satu simbol dari maskulinitas. Hal ini didasari oleh penelitian biologis dimana pria pemilik kumis ini pastinya memiliki hormon androgen yang cukup tinggi. Jika seorang pria memiliki hormon androgen yang cukup tinggi, tentunya petumbuhan kumisnya akan semakin cepat. Hormon androgen ini juga berpengaruh pada libido kamu guys. Jadi pria yang memiliki kumis lebat tentunya memiliki androgen yang cukup tinggi dimana hal itu juga mempengaruhi libido. Dari sinilah kenapa kumis akhirnya juga menjadi simbol maskulinitas.

Jika berbicara mengenai tren, kumis memang bisa dibilang pamornya naik turun. Hal ini tentunya ada pengaruh dari media dimana ada suatu dorongan yang kuat yang terhasilkan dari media untuk mengkonsepsikan maskulinitas. Mungkin hal ini akan berpengaruh pada masyarakat saat mengkonstruksi konsep maskulin ini. Beranjak dari bagaimana kumis bisa menjadi simbol maskulinitas ketika kita meninjaunya dari segi biologis, Mungkin maskulinitas bisa dikonsepsikan dengan banyak wujud dan bentuk. Ketika media banyak memberikan konsumsi publik bahwa laki-laki keren itu adalah lelaki dengan gaya pop ala korea, mungkin pria berkumis malah mendapat ejekan meskipun dari logika biologis dan berdasar pada besarnya libido dari pemilik kumis ini lebih masuk akal saat pria berkumis dianggap adalah pria maskulin.

Namun baru-baru ini sepertinya tren menumbuhkan kumis ini seakan muncul kembali di tren fashion para pria. Sejak kemunculan wak doyok, banyak pria yang memilih untuk menumbuhkan kumisnya agar terlihat maskulin dan banyak juga media yang mereproduksi konstruksi maskulin dimana pria maskulin adalah pria yang memiliki kumis. Dari hal tersebut, akhirnya juga banyak model-model kumis dengan bentuk yang berkembang sesuai tren fashion. Berikut ini adalah tren kumis pria yang tak lekang oleh waktu :

  1. CHEVRON LOOK

Gaya kumis seperti ini sangat populer di era 60-70an. Model kumis seperti ini terlihat tebal dan lebar di bagian tengah dan mulai menipis di ujung-ujungnya namun tidak terlalu tipis.

  1. GOATEE

Ini adalah gaya kumis yang mungkin benar-benar tak lekang oleh waktu karena model kumis ini paling umum dan banyak terlihat. Gaya goatee ini cukup membiarkan kumis dan brewokmu tumbuh menyesuaikan kontur muka kamu.

  1. ENGLISH

Kamu cukup menipiskan ujung-ujung kumismu dan melengkungkannya ke atas. Tapi lengkunagn kumismu jangan sampai membentuk lengkungan yang tajam.

  1. AMERICAN LOOK

Gaya amerika ini juga banyak kita temui sebenarnya. Kamu juga cukup membiarkan brewok kamu dan kumis kamu tumbuh bersamaan dan tidak terlalu tebal.

  1. HANDLEBAR

Mirip dengan english look, namun ujung kumismu harus melengkung sempurna seperti sebuah gagang pintu yang melengkung.

Jika kamu mulai tertarik untuk menjadi pria maskulin yang memiliki kumis trendy, kamu bisa menggunakan wak doyok agar kumismu tumbuh lebat sehingga mudah dibentuk. Kamu bisa mendapatkan Krim wak doyok disini :

Instagram : @wakdoyokjakarta

Tokopedia : Wak Doyok Jakarta

Bukalapak : Wak Doyok Jakarta

Website : www.wakdoyokjakarta.com


KRIM WAK DOYOK ORIGINAL


Menumbuhkan dan menebalkan brewok, kumis, alis, dan rambut


Tidak berminyak, wangi, dan mudah dibersihkan


Terbuat dari bahan herbal alami yang aman digunakan semua

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: